Berbicara
tentang sejarah IAID (Institut Agama Islam Darussalam), IAID di diririkan pada
tanggal 01 Juni 1970. Perguruan ini dengan menggabungkan pendidikan akademik
dengan pendidikan kepesantrenan (Ponpes Darussalam) sehingga sudah lama
dipercaya oleh pemerintah dan massyarakat untukmendidik para calon-calon
sarjana ulama yang cendekiawan yang selalu memiliki misi keislaman. Menurut
informasi juga jumlah alumninya mencapai ribuan,,,wOoow. Dan insyaallah akan
slalu bertambah dari tahun ke tahun amiiin,,
Temen-temen
mau tau gak pas IAID di bangun/diresmikikan jumlah fakultasnya ada berapa??
Berdasarkan info yang aku baca sihh..katanya hanya memiliki satu fakultas yaitu
fakultas Syari’ah saja. “wahh,,hemzz” tapi gak apa-apa temen-teme,,itu kan
dulu,,kalau sekarang dah bertambah donkk..karena melalui usaha keras..sehingga
sekarang IAID bertambah Fakultasnya jadi tiga..yaitu..
Ø Fakultas
Syari’ah (Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah).
Ø Fakultas
Tarbiyah (Program Studi Pendidikan Agama Islam & Program Studi pendidikan
Guru Madrassah Ibtidaiyah).
Ø Program
Pascasarjana/S2 (Program Studi Pendidikan Islam).
Nah,,,itu Sejarah singkat IAID
Berbicara sedikit tentang pengalamanku kuliah di
IAID,meskipun belum terlalu lama baru semester tiga tetapi banyak perubahan
yang aku rasakan pada diri aku pribadi sejak kuliah disanah,,, pastinya yang fositif
donkk.. !!! dari masalah berpakaian yang dulunya aku harus di gegemreng sama
mamah aku, supaya aku harus slalu pake rok,dan jangan berpakaian yang ngetat
banget..nah pas masuk IAID kan wajib tuhh,,pake rok,trus baju gak boleh
ketat,krudungnya juga mesti yang lebar,,trus satu lagi...Harusss pakee kaoss
kaakii..jangan pake spatu doank..
Dalam hati ku berkata..”.ohhh..mamah..ini nasehat &
do’a mu..hehehe..” tapi gak apa-apa dengan seiring waktu aku mulai nyaman
dengan semua ini..dan mulai terbiasa. Dan seiring waktu juga dengan ilmu yang
ku dapatkan dari sanah aku merasa bersyukur sekalih allah masih sayang kepada
ku sehingga aku masih bisa memperbaiki pakaian ku meskipun belum sesempurna
mungkin. Dengan perubahan ku sekarang membuat mamah aku tak perlu lagi
marah-marah Cuma masalah pakaian ku dan yang terpenting juga keluarga ku suka
dengan perubahan aku saat ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar