Kamis, 23 Mei 2013

SEJARAH IAID

Berbicara tentang sejarah IAID (Institut Agama Islam Darussalam), IAID di diririkan pada tanggal 01 Juni 1970. Perguruan ini dengan menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan (Ponpes Darussalam) sehingga sudah lama dipercaya oleh pemerintah dan massyarakat untukmendidik para calon-calon sarjana ulama yang cendekiawan yang selalu memiliki misi keislaman. Menurut informasi juga jumlah alumninya mencapai ribuan,,,wOoow. Dan insyaallah akan slalu bertambah dari tahun ke tahun amiiin,,
Temen-temen mau tau gak pas IAID di bangun/diresmikikan jumlah fakultasnya ada berapa?? Berdasarkan info yang aku baca sihh..katanya hanya memiliki satu fakultas yaitu fakultas Syari’ah saja. “wahh,,hemzz” tapi gak apa-apa temen-teme,,itu kan dulu,,kalau sekarang dah bertambah donkk..karena melalui usaha keras..sehingga sekarang IAID bertambah Fakultasnya jadi tiga..yaitu..
Ø Fakultas Syari’ah (Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah).
Ø Fakultas Tarbiyah (Program Studi Pendidikan Agama Islam & Program Studi pendidikan Guru Madrassah Ibtidaiyah).
Ø Program Pascasarjana/S2 (Program Studi Pendidikan Islam).
Nah,,,itu Sejarah singkat IAID
Berbicara sedikit tentang pengalamanku kuliah di IAID,meskipun belum terlalu lama baru semester tiga tetapi banyak perubahan yang aku rasakan pada diri aku pribadi  sejak kuliah disanah,,, pastinya yang fositif donkk.. !!! dari masalah berpakaian yang dulunya aku harus di gegemreng sama mamah aku, supaya aku harus slalu pake rok,dan jangan berpakaian yang ngetat banget..nah pas masuk IAID kan wajib tuhh,,pake rok,trus baju gak boleh ketat,krudungnya juga mesti yang lebar,,trus satu lagi...Harusss pakee kaoss kaakii..jangan pake spatu doank..
Dalam hati ku berkata..”.ohhh..mamah..ini nasehat & do’a mu..hehehe..” tapi gak apa-apa dengan seiring waktu aku mulai nyaman dengan semua ini..dan mulai terbiasa. Dan seiring waktu juga dengan ilmu yang ku dapatkan dari sanah aku merasa bersyukur sekalih allah masih sayang kepada ku sehingga aku masih bisa memperbaiki pakaian ku meskipun belum sesempurna mungkin. Dengan perubahan ku sekarang membuat mamah aku tak perlu lagi marah-marah Cuma masalah pakaian ku dan yang terpenting juga keluarga ku suka dengan perubahan aku saat ini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar